Selasa, 23 Juli 2024

KRECEK BERAS "KREBAS MBAK UM"

 

 

Krecek Beras “ KREBAS MBAK UM “

Krecek beras, atau yang juga dikenal sebagai kerupuk gendar, merupakan camilan tradisional Indonesia yang terbuat dari beras. Makanan ringan ini memiliki tekstur renyah dan rasa gurih yang khas, menjadikannya favorit banyak orang.

Krecek beras biasanya disajikan sebagai pelengkap berbagai hidangan, seperti gado-gado, nasi campur, atau ketupat sayur. Rasanya yang gurih dan teksturnya yang renyah dapat menambah kelezatan pada hidangan tersebut.



Proses Pembuatan Krecek Beras

Proses pembuatan krecek beras cukup sederhana. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Siapkan bahan- bahan di antaranya : tepung beras, tepung terigu , tapioca dan bumbu – bumbu seperti bawang putih, penyedap rasa, garam.
  2. Campurkan semua bahan dan bumbu tersebut lalu dikasih air seperti adonana rempeyek
  3. Adonan masukkan di plastic ES lilin lalu masak hingga matang
  4. Lalu siapkan panic dan rebus air sampai mendidih. Setelah mendidih masukkan adonan yang di bungkus tadi sampai matang
  5. Setelah itu angkat lalu buang plastiknya. Setelah dingin bisa di iris lalu di jemur sampai kering.

 

Jenis-jenis Krecek Beras

Krecek beras memiliki berbagai jenis, tergantung pada daerah asal dan cara pembuatannya. Berikut adalah beberapa jenis krecek beras yang populer:

  • Krecek gendar: Krecek beras jenis ini berasal dari Jawa Timur dan biasanya terbuat dari beras ketan. Krecek gendar memiliki tekstur yang lebih keras dan rasa yang lebih gurih dibandingkan krecek beras lainnya.
  • Krecek puli: Krecek beras jenis ini berasal dari Jawa Tengah dan biasanya terbuat dari tepung beras. Krecek puli memiliki tekstur yang lebih tipis dan rasa yang lebih ringan dibandingkan krecek beras lainnya.
  • Krecek gendar nasi: Krecek beras jenis ini terbuat dari nasi putih yang dikeringkan dan ditumbuk halus. Krecek gendar nasi memiliki tekstur yang lebih renyah dan rasa yang lebih gurih dibandingkan krecek beras lainnya.

Manfaat Krecek Beras

Selain sebagai camilan yang lezat, krecek beras juga memiliki beberapa manfaat, antara lain:

  • Sumber energi: Krecek beras merupakan sumber karbohidrat yang baik, sehingga dapat memberikan energi bagi tubuh.
  • Meningkatkan nafsu makan: Rasa gurih dan tekstur renyah krecek beras dapat meningkatkan nafsu makan.
  • Membantu pencernaan: Krecek beras mengandung serat yang dapat membantu melancarkan pencernaan.

Tips Menikmati Krecek Beras

Berikut adalah beberapa tips untuk menikmati krecek beras:

  • Goreng krecek beras hingga benar-benar kering: Hal ini akan membuat krecek beras lebih renyah dan tahan lama.
  • Sajikan krecek beras dengan sambal: Sambal akan menambah rasa pedas dan gurih pada krecek beras.
  • Campurkan krecek beras ke dalam hidangan lainnya: Krecek beras dapat ditambahkan ke dalam gado-gado, nasi campur, atau ketupat sayur untuk menambah tekstur dan rasa.

Krecek beras adalah camilan tradisional Indonesia yang lezat, gurih, dan renyah. Camilan ini mudah dibuat dan memiliki banyak manfaat bagi tubuh.


APABILA INGIN MENCOBA DENGAN RASA GURIH DAN ENAK SILAHKAN HUB : https://wasap.at/KZaRfv

Minggu, 21 Juli 2024

TUGAS DIGITAL OPERATION

 

 

Manajemen Bisnis: Definisi, Fungsi & Komponennya

Manajemen bisnis adalah rangkaian proses di dalam kegiatan usaha yang meliputi perencanaan, pengerjaan hingga pengawasan. Tujuannya guna memaksumalkan hasil atau target yang telah disepakati perusahaan. Artikel ini akan membahas definisi hingga komponen dalam manajemen bisnis yang perlu Anda ketahui. Simak selengkapnya!

Definisi Manajemen Bisnis  

Dalam dunia usaha, istilah manajemen bisnis menjadi hal yang umum untuk dibicarakan. Apa sih sebenarnya yang disebut dengan manajemen bisnis? 

Manajemen bisnis merupakan serangkaian proses dalam kegiatan usaha yang meliputi perencanaan, pengerjaan hingga pengawasan dan bertujuan untuk memaksimalkan hasil atau target yang ingin dicapai. Tanpa didukung manajemen bisnis yang baik keuntungan penjualan tentu tidak akan didapatkan. Lalu, apa saja fungsi dan aspek-aspek yang ada di dalamnya? Simak selengkapnya di artikel ini. 

Fungsi Manajemen Bisnis 

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa di dalam manajemen bisnis ada serangkaian kegiatan yang memiliki fungsinya masing-masing mulai dari perencanaan hingga pengawasan. Berikut ini beberapa fungsi yang ada dalam manajemen bisnis:

1. Perencanaan (Planning)

Perencanaan merupakan langkah awal dalam kegiatan bisnis. Untuk membangun bisnis yang menguntungan dibutuhkan perencanaan yang matang. Mulai dari membuat rencana pemasaran, menentukan jenis produk yang ingin dijual & segmentasi pasar, kegiatan promosi yang ditawarkan. Selain itu perencanaan keuangan yang baik sangat diperlukan sebelum memulai sebuah bisnis. Pastikan untuk melakukan kalkulasi yang tepat untuk kegiatan bisnis yang lebih baik. 

2. Pengelompokan (Organizing)

Jika perencanaan yang matang sudah dibuat, selanjutnya pengelompokan kerja harus ditentukan. Pengelompokan dibuat agar menciptakan sinergi dalam pekerjaan. Biasanya pembagian pekerjaan dilakukan berdasarkan fungsi masing-masing bagian seperti tim pemasaran, administrasi, logistik dan lain sebagainya. Diharapkan setelah adanya pengelompokan yang jelas, masing-masing bagian tidak perlu melakukan pekerjaan departemen lain dan dapat melakukan peran di bidangnya masing-masing secara maksimal untuk mendukung kemajuan perusahaan. 

3. Sumber Daya (Staffing) 

Sumber daya yang unggul dan tepat guna dibutuhkan untuk mendorong kemajuan sebuah bisnis. Pengaturan sumber daya yang tepat baik itu bahan baku produk, mesin produksi yang digunakan tentu menjadi kunci suksesnya bisnis. Kesalahan dalam penentuan sumber daya tentu dapat menimbulkan kekecewaan pada pihak pelanggan atau membuat kerugian karena perusahaan Anda harus mengganti beberapa sumber daya yang digunakan karena mengalami kerusakan atau sebab lainnya. 

4. Pengaturan (Directing) 

Di dalam sebuah manajemen tentu diperlukan kepemimpinan yang penuh tanggung jawab serta mampu berkolaborasi dengan para karyawan. Pemimpin harus mampu untuk menyemangati karyawan agar dapat bekerja sesuai rencana yang sudah disepakati di awal. Dalam fungsi ini pimpinan sebaiknya turun untuk melihat secara langsung proses kerja timnya. Jika perlu berikan pemahaman saat ada pekerjaan yang tidak sesuai dengan rencana. 

5. Pengawasan (Controlling)

Fungsi pengendalian atau controlling ditujukan agar perusahaan dapat mengevaluasi kinerja dan sumber daya perusahaan. Sehingga kesalahan yang telah terjadi saat melakukan tugas tidak terulang di kemudian hari. Beberapa metode pengawasan yang biasa digunakan seperti routing, scheduling, dispatching dan follow up

Komponen Manajemen Bisnis 

Selain memiliki beragam fungsi di dalamnya, manajemen bisnis memiliki beberapa unsur yang harus dijalankan. Masing-masing komponen memiliki unsur yang berbeda. Berikut ini berbagai komponen yang ada dalam manajemen bisnis: 

1. Manajemen Pemasaran

Pemasaran atau marketing merupakan komponen yang berupa perencanaan dan pengawasan terkait pemasaran produk. Bertujuan agar kegiatan promosi dapat berjalan dengan baik. Komponen pemasaran ini tentu harus diatur dengan baik, karena jika terjadi kesalahan maka produk tidak akan laris dipasaran. Penentuan strategi pemasaran sangat penting agar produk dapat diterima dan menarik perhatian calon konsumen. 

2. Manajemen Produksi 

Merupakan komponen pembuatan produk di perusahaan. Komponen ini meliputi kondisi mesin produksi, operator produksi dan peracikan bahan baku yang digunakan. 

3. Manajemen Distribusi 

Komponen manajemen ini merupakan kegiatan untuk memastikan kegiatan penyaluran produk sudah dilakukan dengan tepat. 

4. Manajemen SDM 

Di balik semua kegiatan produksi, pasti ada Sumber Daya Manusia (SDM) yang terlibat secara langsung di dalamnya. Komponen ini bertujuan untuk mengatur SDM yang dimiliki oleh perusahaan. Tanpa pengaturan SDM yang tepat tentunya kegiatan produksi juga tidak akan berjalan dengan baik sehingga menyebabkan target perusahaan sulit tercapai. Peran departemen Human Resources Department (HRD) penting dalam komponen ini.

5. Manajemen Keuangan 

Selain semua kegiatan diatas, komponen ini tentu tidak kalah penting karena pengaturan anggaran di perusahaan menjadi salah satu kunci perusahaan dapat tetap bertahan dan beroperasi dengan baik. 

 

5 Tips untuk Manajemen Bisnis Online yang Baik

 

Tips untuk Manajemen Bisnis Online yang Baik – Dalam era digital yang semakin berkembang, manajemen bisnis online menjadi kunci sukses bagi banyak pengusaha. Namun, dengan persaingan yang ketat dan perubahan yang cepat, penting bagi pemilik bisnis online untuk memiliki strategi manajemen yang baik agar dapat menghadapi tantangan dan meraih kesuksesan. Berikut adalah lima tips untuk manajemen bisnis online yang baik:

1.      Tentukan Tujuan Bisnis yang Jelas: Tetapkan tujuan yang jelas dan terukur. Tujuan tersebut dapat mencakup peningkatan penjualan, pertumbuhan basis pelanggan, ekspansi ke pasar baru, atau meningkatkan kesadaran merek. Dengan tujuan yang jelas, dapat menghasilkan strategi yang tepat dan mengukur kemajuan bisnis.

2.      Gunakan Alat Manajemen Bisnis yang Efektif: Gunakan teknologi seperti perangkat lunak untuk membantu mengelola inventaris, melacak pesanan, mengelola hubungan pelanggan, dan menganalisis data bisnis. Beberapa contoh alat yang populer adalah sistem manajemen konten (CMS), sistem manajemen hubungan pelanggan (CRM), dan perangkat lunak analitik web.

3.      Fokus pada Pemasaran Digital yang Efektif: Manajemen bisnis online yang baik juga melibatkan strategi pemasaran digital yang efektif. Baik memahami audiens target dan memanfaatkan berbagai kanal pemasaran online seperti media sosial, email marketing, optimisasi mesin pencari (SEO), dan iklan online.

4.      Pantau dan Evaluasi Kinerja Bisnis: Lakukan pemantauan dan evaluasi secara teratur terhadap kinerja bisnis. Gunakan analisis data untuk mengidentifikasi tren, kesempatan, dan tantangan dalam bisnis.

5.      Prioritaskan Layanan Pelanggan yang Baik: Sediakan saluran komunikasi yang jelas seperti email, chat, atau telepon untuk memudahkan pelanggan menghubungi. Selain itu, perhatikan umpan balik pelanggan dan gunakan informasi tersebut untuk meningkatkan produk dan layanan.

Dengan menerapkan lima tips ini, anda dapat meningkatkan manajemen bisnis online dan meraih kesuksesan dalam lingkungan bisnis yang kompetitif. Ingatlah untuk terus belajar, beradaptasi, dan berinovasi sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pelanggan untuk tetap relevan dan sukses dalam bisnis online.


SILAHKAN TONTON VIDEO DI BAWAH INI, DAPATKAN INFORMASI DARI VIDEO TERSEBUT. LALU RANGKUMLAH... 

https://youtu.be/hwT3etpo9NU?si=YHPtBrPfOYDrW3st

TERIMA KASIH

Selasa, 31 Agustus 2021

MATERI WEBSITE

 

KI KD : BISNIS ONLINE KELAS : XI

Nama Sekolah                                  :    SMK Muhammadiyah 1 Baron

Bidang Keahlian                               :    Bisnis dan Manajemen

Kompetensi Keahlian                    :    Bisnis Daring dan Pemasaran (C3)

Mata Pelajaran                                 :    Bisnis Online Kelas XI

Durasi (Waktu)                               :    490 JP @ 45 Menit

 

KOMPETENSI DASAR

KOMPETENSI DASAR

 

3.1 Memahami bisnis online

 

4.1 Menggolongkan jenis jenis bisnis online

 

3.2 Mengevaluasi website

 

4.2 Merancang website

 

3.3 Menerapkan pembuatan website

 

4.3 Membuat website

 

3.4 Menganalisis kata kunci SEO On Page

 

4.4 Membuat kata kunci SEO ON Page

 

3.5 Menerapkan SEO Off Page

 

4.5 Mempraktikkan SEO Off Page

 

3.6 Menerapkan pembuatan email

 

4.6 Membuat email

 

3.7 Menerapkan pemasaran OL menggunakan email

 

4.7 Membuat pemasaran OL menggunakan email

 

3.8 Menerapkan pembuatan Akun Media Sosial

 

4.8 Membuat Akun Media Sosial

 

3.9 Menerapkan Pemasaran OL menggunakan Media Sosial

 

4.9 Membuat Pemasaran OL menggunakan Media Social

Sabtu, 25 Januari 2020

TUGAS PENATAAN PRODUK KELAS XII ( 30-01-2020)

1. Apa pentingnya pengawasan produk?
2. Bagaimana tindak lanjut pengawasan produk?
3. Apa yang anda ketahui tentang pengawasan berkala?
4. Keterampilan apa saja yg harus di kuasai seorang pramuniaga dalam memonitor penataan produk?
5. Sikap apa saja yang harus di lakukan dalam memonitoring penataan display produk?

SELAMAT MENGERJAKAN

Rabu, 22 Januari 2020

Bisnis online kelas XI

1. sebutkan ciri-ciri media sosial?
2. Jelaskan tentang flickr?
3. Apa saja manfaat dari linkedln?

Selasa, 21 Januari 2020

TUGAS PENATAAN PRODUK KELAS XII

1. Bagaimana cara mencegah pencurian di dalam toko oleh konsumen
2. Apa yang anda ketahui tentang CCTV

Senin, 12 Agustus 2019

BAHAN AJAR PERENCANAAN BISNIS


BAHAN AJAR
Kd
3.6
Menganalisis teknik memperoleh modal usaha

4.6
Menentukan teknik memperoleh modal usaha modal usaha

A.    pengertian modal usaha
1.      modal usaha
Menurut Oktima ( 2002:196) modalusaha merupakan uang yang dipakai sebagai pokok ( induk) untuk membangun dan melakukan kegiatan usaha. Modal usaha digunakan untuk membiayai suatu usaha sejak dari persiapan sampai dengan berjalannya usaha. Tanpa  modal usaha yang cukup ide usaha yang sudah ada tidak dapat terlaksana dengan baik.
2.      manfaat modal usaha
Modal usaha mempunyai beberapa manfaat sebagai berikut:
a.      Adanya modal usaha, mempermudah pendirian usaha baru
b.      Membantu dalam pengembangan usaha misalnya menambah varian produk yan akan dijual tentu menambah biaya produksi, hal ini tentu membutuhkan tambahan modal yang cukup besar.
c.       Meningkatkan investasi
d.      Memperlancar produksi dengan adanya teknologi yang baru dan canggih. Modal usaha yang cukup memungkingkan membeli tekonologi yang canggih untuk meningkatkan kualitas dan mutu produk.
3.      jenis- jenis modal usaha
Modal usaha dibedakan enjadi tiga yaitu :
a.       Modal investasi
Modal investasi merupakan modal yang diperlukan diawal usaha, biasanya dipakai untuk jangka panjang. Contohnya modal investasi yaitu tanah, bangunan mesin-mesin, eralatan kantor, kendaraan, perabotan kantor dan lain-lain
Misalkan akan mendirikan usaha pabrik roti moal yang diperlukan yaitu bangunan pabrik, mesim pembuat adonan roti, cetakan roti, loyang dan lain-lain
b.      Modal kerja merupakan modal yang digunakan untuk membeli ataua membuat barang atau jasa yang dihasikan. Misalnya apabila membuka usaha warung makan, modal kerja yang dibutuhkan yaitu modal untuk membeli bahan makanan yang akan dimasak untuk dijual di warung makan
c.       Modal operasional merupakan modal yang harus dikeluarkan  untuk membayar biaya operasi bulanan untuk usaha. Contohnya modal operasinal yaitu untuk keperluan gaji pegawai, teleponbulanan, istrik , air dan lain- lain.
B.     sumber modal usaha
Sumber modal usaha dapat dikelompokan menjadi tiga yaitu :
1.      Modal sendiri
Menurut Mariyatmo (2008) modal sendiri merupakan modal yang diperoleh dari pemilik usaha itu sendiri. Modal sendiri terdiri atas tabungan, sumbangan, hibah dan lain- lain. Menggunakan modal sendiri sebagai modal utama ada kelebihan dan kekurangan.
            Menurut Soerjandi (2003:193) kelebihan mengunakan modal sendiri yaitu sebagai berikut:
a.       Pengluaran untuk biaya bunga dan biaya administrasi tidak ada
b.      Tidak memerlukan persyaratan yang rumit dan memakan waktu yang relatif lama.
c.       Tidak ada keharusan pengembalian modal tidak ada maslah seandainya pihak pemilik modal mau mengalihkan ke pihak lain.
Sedangkan kelemahan modal usaha menggunakan modal sendiri yaitu sebagai berikut:
a.       Jumlah uang yang dimiiki terbatas sehingga besarnya modal sangat tergantung dari jumlah uang yang dimiliki
b.      Kurang motivasi pemilik, artinya emilik usaha yang menggunakan modal sendiri motivasi usahanya lebih rendah jika dibandingkan dengan menggunakan modal pinjaman
2.      Modal pinjaman
Modal pinjaman merupakan modal yang biasanya diperoleh dari pihak luar perusahaan dan biasanya diperoleh dari pinjaman. Menurut Soerjandari(2013:141) sumber dana modal pinjaman dapat diperoleh dari:
a.       Kredit usaha
Kredit usaha merupakan penyedia dana dalam jumlah tertentu dari bank untuk mendukung tujuan usaha, dengan berdasrkan persetujuan ataua kesepakatan pinjam-meninjam yang mewajibkan peminjam untuk melunasi pinjaman dalam waktu tertentuserta pemabayaran bungan dan biaya lainnya.
b.      Kredit tanpa angunan (KTA)
Kredit tanpa angunan merupakansebuah produk bank yakni nasabah dapat meminjam sejumlah dana atau uang dari bank tanpa harus memberikan jaminan atau angunan seperti sertifikat rumah, BPKB, SK dan lain –lain. Kredit tanpa angunan biasanya dihususkan untuk karyawan dan wiraswasta yang berusai 21 sampai dengan 60 tahun.
c.       Kredit BPR (Bank Perkreditan Rakyat)
Fasilitas kredit ari BPR relatif lebih mudah persyaratan dan prosesnya dibandingkan di bank umum. BPR melayani orang-orang yang yang membutuhkan pendanaan usaha, terutama UKM, dengan sistem dan persayaratan yang cenderung mudah. Namun tingkat bunga dengan jangka waktu relatif lebih singkat.
d.      Leasing atau lease Back
Leasing merupakan program pendanaan yang diberikan oleh suatu lembaga keuangan yang berbentuk perusahaan pendanaan. Pinjaman tersebut diberikan tidak berupa uang tunai, namun berupa pembelian aset bergerak perusahaan seperti kendaraan bermotor
e.       Pegadaian
Pegadaian merupakan salah satu erusahaan BUNM indonesia yang bergerak dalam bidang penyaluran kredit untuk masyarakat bedasarkan hukum gadai. Berikut jenis kredit yang ditawarkan oleh pegadaian.
1.      KCA ( Kredit Gadai Cepat Dan Aman)
KCA merupakan sistem gadai yang diperuntukan ke semua nasabah, baik itu untuk kebutuhan konsumtif ataupun produktif.
2.      Krasida ( Kredit Angsuran Dengan Sistem Gadai)
Krasida diperuntukan bagi para pelaku UMKM untuk tujuan pengembangan usaha. Dengan adanya produk ini nasabah akan mendapatkan pinjaman berupa uang tunai dengan sistemgadai, namun pembayaran dengan sistem kredit
3.      Kreasi ( Kredit Angsuran Sistem Fidusia)
Kreasi merupakan produk yang ditunjukan untuk pelaku UMKM dan hampir sama dengan Krasida, hanya saja terdapat perbedaan dalam angunan atau jaminan, jenis usaha, serta jangka waktunya saja.
4.      Produk Krista ( Kredit Usaha Rumah Tangga)
Produk krista diberikan kepada wanita yang sedang berwirausaha. Dimana tergabung dalam kelompok pengembangan usaha dengan memakai sistem tanggung renteng. Produk ini dapat dikatakan solusi paling terpercaya bagi kaum perempuan untuk mendapatkan modal usaha yang mudah dan juga cepat.
f.       Koperasi
Koperasi yang menyalurkan pendanaan yaitu koperasi kredit atau KSP. Umumnya persyaratan yang diperlukan adalah harus menjadi anggota koperasi tersebut.
g.      Pinjaman BUMN
Dana yang digunakan sebagai pinjaman dari BUMN merupakan dana Kemitraan yang sebagian berasal dari laba perusahaan yang disisihkan untuk pengusaha kecil. Program dana kemitraan ini disebut juga program kemitraan dan bina lingkungan (PKBL). PKBL merupakan program pembinaan usaha kecil dan pemberdayaan kondisi lingkungan oleh BUMN melalui pemanfaatan dana dari bagian laba BUMN
h.      Pinjaman departemen
Pemerintah juga memberikan program kredit usaha kecil melalui beberapa departemen. Terdapat tiga departemen yang mempunyai fasilitas pembiayaan untuk UKM yaitu Departemen pertanian, departemen koperasi dan departemen perindutrian.
3.      Modal patungan
Jika tidak ingin membangun usaha dengan modal utang bank, solusinya adalah melakukan usaha dengan modal patungan bersama rekan bisnis yang dapat dipercaya. Modal patungan adalah modal yang dieroleh atas dasar pengumpulan uang bersama-sama untuk menjalankan usaha.
C.     syarat mendapatkan modal usaha.
1.      syarat memperoleh pinjaman modal usaha dengan angunan atau jaminan
Berikut syarat- syarat yang harus di lengkapi apabila ingin memperoleh pinjaman modal usaha dengan angunan atau jaminan.
a.       Syarat umum
Pihak pinjaman harus dapat membuktikan bahwa usahanya betul-betul ada baik secara fisik maupun secara hukum.
b.      Syarat khusus.
Setelah persyaratan umum terpenuhi dan pihak bank menyetujuinya, langkah selanjutnya pihak peminjam mempersiapkan secara khusus yang dalam hal ini meliputi:
1)      Foto suami dan istri
2)      KTP suami dan istri
3)      Kartu kelaurga
4)      Surat keterangan usaha
5)      Surat angunan atau jaminan dapat berupa sertifikat tanah, BPKB Dll
6)      Dokumen lain yang sekiranya diperlukan oleh pihak bank.
c.       Mendatangi bank atau lembaga keuangan non- bank
Apabila dokumen yang harus dipersiapkan sudah lengkap, peminjam harus mendatangi bank atau lembaga keuangan non bank yang akan menjadi tempat peminjaman modal usaha. Sesampainya di bank hal yang harus dilakukan adalah:
1)      Langsung menemui pegawai custumer service.
2)      Mengisi formulir permohonan pengajuan pinajaman modal usaha secara benar.
3)      Menyerahkan persyaratan yang di minta oleh pihak bank
4)      Pihak bank akan meminta calon peminjam untuk menunggu keputusan
2.      Syarat memperoleh pinjaman modal usaha tanpa angunan atau jaminan
a.       Syarat umum
Persyaratan umum untuk memperoleh kredit tanpa angunan di bank mandiri adalah sebagai berikut:
1)      Mengajukan permohonan kredit dengan mengisi formulir secara lengkap dan benar yang disediakan oleh pihak bank
2)      Jumlah pinjaman terbatas
3)      Jangka waktu kredit bervariasi
b.      Syarat khusus
Berikut syarat khusus untuk memperoleh kredit tanpa angunan di bank mandiri adalah sebagai berikut:
1)      Warga Negara Indonesia
2)      Umur minimal 21 tahun
3)      Penghasilan di atas UMR
Sedangkan dokumen-dokumen yang harus di lengkapi saat mengajukan kredit yaitu sebagai berikut:
1)      Asli formulir aplikasi diisi lengkap
2)      Fotokopi KTP pemohon
3)      Asli/ salinan slip gaji
4)      Fotokopi buku tabungan
5)      Fotokopi NPWP